muhammad saddam

era ai kecerdasan artifisial kritik homo deus muhammad saddam

Membaca Al-Alaq di Era Kecerdasan Artifisial, Antara Ambisi Homo Deus dan Kesadaran Manusia

Prolog KITA hidup di zaman di mana mesin bisa menulis, melukis, menggubah musik, dan menjawab pertanyaan filsafat. Penelitian MIT menunjukkan bahwa penggunaan AI secara intensif justru menurunkan kemampuan berpikir kritis manusia, karena kita semakin sering mendelegasikan kerja otak kepada mesin dan semakin jarang melatih kemampuan itu sendiri. Di sisi lain, video dan foto palsu hasil kerja kecerdasan artifisial sudah cukup canggih untuk memperdaya jutaan orang. Dunia akademik masih berdebat: apakah AI betul-betul mengangkat taraf hidup manusia, atau justru perlahan merendahkannya? ...

kolom ketua muhammad saddam opini

Fase Bergua Hira Nabi dan Jalan Menuju Kemerdekaan Hakiki Manusia

[Catatan: pada tulisan sebelumnya [Hikmah ‘Menyepi’ Muhammad di Gua Hira dan Kepedulian Sosial Ekonomi Umat], penulis menganalisis relevansi tahannuts Nabi Muhammad SAW dengan masalah sosial di masanya. Tahannuts menjadi upaya pencarian kebenaran hakiki di tengah kegagalan sistem sosial dan institusi agama saat itu dalam memberikan solusi transendental. Pada tulisan kedua di bawah ini, penulis menguraikan perjalanan spiritual Nabi Muhammad di Gua Hira dengan proses tiga fase untuk melakukan muhasabah dan menghadapi kegelisahan batin demi menemukan kebenaran yang hakiki]. Selamat membaca: ...