Mahasiswa STIE Hidayatullah Ikuti Simulasi Pencarian dan Pertolongan di Air

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah (STIE Hidayatullah) Depok menggelar pelatihan aksi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) dalam penanganan kecelakaan dan musibah di air sebagai bagian dari rangkaian program Training of Trainer (ToT) Pelatih dan Instruktur Muda STIE Hidayatullah Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam kerangka penguatan kapasitas mahasiswa di bidang kepemimpinan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan kebencanaan.

Pelatihan tersebut difokuskan pada pengenalan teknik dasar penyelamatan di perairan, prosedur evakuasi korban, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga simulasi penanganan kondisi darurat. Peserta merupakan mahasiswa yang dipersiapkan menjadi pelatih dan instruktur muda di lingkungan kampus.

Program ini berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap pentingnya keterlibatan generasi muda dalam penanganan kebencanaan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Indonesia termasuk negara dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, baik bencana hidrometeorologi maupun kecelakaan di wilayah perairan. BNPB dalam sejumlah publikasinya menekankan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat, termasuk mahasiswa dan komunitas pendidikan, dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana.

Dalam keterangannya, pelatih yang juga instruktur nasional dari SAR Hidayatullah, Mas Jaya, menyebut pelatihan SAR air menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga memiliki kesiapan sosial dan kemanusiaan.

“Mahasiswa perlu memiliki keterampilan dasar kebencanaan agar mampu hadir dan membantu masyarakat ketika terjadi kondisi darurat,” katanya..

Pelatihan ini juga menyoroti tantangan generasi muda di era digital yang semakin dekat dengan penggunaan perangkat elektronik dan media sosial. Aktivitas mahasiswa di lingkungan kampus perlu tetap diimbangi dengan kegiatan lapangan, penguatan kepemimpinan, serta keterampilan praktis yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Sejumlah materi yang diberikan dalam kegiatan mencakup pengenalan manajemen risiko, koordinasi tim penyelamatan, hingga simulasi pertolongan pertama di area perairan. Peserta mengikuti sesi teori dan praktik sebagai bagian dari standar pelatihan instruktur muda yang disiapkan STIE Hidayatullah Depok.

Kegiatan ToT ini merupakan agenda pengembangan sumber daya mahasiswa yang disusun kampus untuk membentuk kader-kader muda dengan kemampuan organisasi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Pelatihan SAR air menjadi salah satu materi utama karena Indonesia memiliki wilayah kepulauan dengan tingkat risiko kecelakaan air dan bencana banjir yang cukup tinggi. (adm/st)

Bagikan:

Related Post