Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah memperkuat peran edukatifnya melalui kegiatan bincang kesehatan yang diselenggarakan bersama Laznas BMH dan menggandeng Pocari Sweat.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Abdullah Said, Kampus STIE Hidayatullah, Rabu (31/12/2025), sebagai bagian dari ikhtiar menyongsong Ramadhan dengan kesiapan fisik dan intelektual.
Forum ini dirancang untuk memberikan pemahaman kesehatan yang aplikatif, terutama bagi mahasiswa penerima program beasiswa yang bermukim di asrama dan masyarakat sekitar.
Kepala Divisi Penghimpunan Laznas BMH Pusat, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan bentuk layanan sosial yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Menurutnya, puasa menuntut kesiapan tubuh yang baik agar aktivitas akademik tetap berjalan optimal tanpa risiko dehidrasi.

Ia menegaskan pentingnya pengetahuan praktis tentang menjaga kebugaran selama Ramadhan dan berharap program semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan peserta yang lebih luas.
Dari sisi substansi, tim Pocari Sweat memaparkan peran ion dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Penjelasan tersebut menekankan bahwa asupan cairan yang tepat berkontribusi langsung pada kebugaran fisik, sehingga mahasiswa mampu menjalani puasa di tengah ritme kegiatan kampus yang padat.
Materi disampaikan secara sistematis untuk membantu peserta memahami kaitan antara hidrasi, konsentrasi belajar, dan daya tahan tubuh selama Ramadhan.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi, lembaga filantropi, dan mitra industri dalam membangun kesadaran kesehatan berbasis edukasi. STIE Hidayatullah menegaskan posisinya bukan semata sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai pusat pembentukan kualitas manusia yang utuh.
Melalui integrasi ilmu ekonomi, kepedulian sosial, dan kesehatan publik, STIE Hidayatullah mengambil peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (nun/adm)






