Silaturrahim Ramadhan Alumni STIE Hidayatullah Memacu Langkah Menuju Reputasi Global

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah memantapkan langkah strategis transformatifnya untuk beralih status menjadi universitas berskala global. Dalam acara Silaturrahim Alumni yang diselenggarakan secara daring pada Senin (2/3/2026), Ketua STIE Hidayatullah, Muhammad Saddam, M.Ak., memaparkan peta jalan (roadmap) institusi yang mengusung visi besar sebagai pusat keunggulan ilmu pengetahuan di masa depan.

Muhammad Saddam menekankan pentingnya kesiapan intelektual dan spiritual umat Islam dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang direlasikan dengan gejolak perang di Timur Tengah hari hari ini. Ia merefleksikan posisi strategis entitas Islam di tengah persaingan kekuatan dunia, seraya menekankan bahwa kampus berlogo hijau kuning ini harus mampu menjadi “mercusuar” baru.

“Kita ini harus siap siap juga untuk menjadi mercusuar baru di antara berbagai kekuatan besar dunia,” tegas Saddam. Semangat ini menjadi landasan penting bagi institusi untuk terus melakukan perbaikan kapasitas diri guna melampaui standar ilmu pengetahuan yang ada saat ini.

Transformasi Menuju Universitas Hidayatullah Internasional

Salah satu yang diangkat dari dari pertemuan tersebut adalah penyampaian progres transmutasi institusi dari sekolah tinggi menjadi universitas. Muhammad Saddam mengungkapkan bahwa proses administratif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) kini tengah memasuki fase krusial.

Menurutntnya, perubahan nama dari STIE Hidayatullah Depok menjadi Universitas Hidayatullah Internasional (UHI) bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan manifestasi dari visi “Dari Depok Menuju Global”.

“Kita lagi berjibaku. Kita lagi masuk di tahap-tahap akhir ini. Tahap-tahap kira-kira 40% lagi. Mudah-mudahan habis lebaran kita akan masuk ke tahap akhir ini adalah asesmen lapangan. Visitasi lapangan,” ujar Saddam merinci progres teknis transformasi tersebut. Target besar yang dipancangkan adalah menjadi perguruan tinggi bereputasi internasional pada tahun 2035.

Saddam menjelaskan bahwa restrukturisasi ini melibatkan pemenuhan standar modal yang cukup, sarana prasarana yang mumpuni, serta pemenuhan rasio dosen yang memadai. Secara administratif, syarat-syarat tersebut telah terpenuhi, meskipun pihak manajemen terus memacu akselerasi kualitas di lapangan guna mengejar visi yang telah ditetapkan.

Ekspansi Akademik dan Lima Program Studi Baru

Sebagai bagian dari evolusi menjadi universitas, Universitas Hidayatullah Internasional berencana menambah lima program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Saat ini, institusi telah memiliki program studi Akuntansi dan Manajemen. Pada tahun akademik mendatang, lima disiplin ilmu baru akan segera dibuka, yaitu: Data Science, Sistem Informasi, Teknik Industri, Bio-kewirausahaan, dan Hukum Bisnis.

Dengan total tujuh program studi, institusi diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat secara nasional maupun internasional. Saddam menambahkan bahwa pertumbuhan ini telah mendapat pengakuan luas di internal organisasi Hidayatullah sebagai entitas yang tumbuh pesat secara nasional.

Akselerasi Akreditasi dan Peran Strategis Alumni

Selain transformasi struktural, institusi juga menghadapi tantangan besar dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah untuk mempercepat capaian akreditasi. Jika visi awal menargetkan reputasi internasional pada 2035, instruksi terbaru menuntut pencapaian akreditasi internasional lima tahun lebih awal, yakni pada tahun 2030.

“Kita dituntut dan diinstruksikan DPP ntuk menjadi perguruan tinggi Hidayatullah yang terakreditasi internasional,” ungkap Saddam. Target lainnya adalah meluluskan 50 mahasiswa yang siap ditugaskan ke seluruh penjuru Indonesia pada tahun 2030 guna memperkuat pengabdian masyarakat.

Saddam mengajak para alumni, yang kini telah menjadi tokoh dan pemimpin di wilayah masing-masing, untuk bersinergi dalam proses rekrutmen mahasiswa baru. Partisipasi aktif alumni dalam menggerakkan masyarakat di wilayah tugas mereka untuk bergabung dengan Universitas Hidayatullah Internasional menjadi kunci keberhasilan rekrutmen dan pengembangan institusi ke depan. (cha/adm)

Bagikan:

Related Post