Tentang Kami

        SEJARAH SINGKAT

Gagasan awal berdirinya STIE Hidayatullah Depok di latarbelakangi oleh perkembangan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok selama 21 tahun sejak 1989, yang memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dakwah, budaya dan pengembangan manajemennya menjadi Ormas.

Hidayatullah merupakan Organisasi Masa Islam yang telah berkembang di seluruh Provinsi dan mempunyai jaringan hampir di 200 Kota di Indonesia. Dewan Pimpinan Wilayah dan Daerah Hidayatullah di seluruh Indonesia memiliki Institusi Pendidikan 136 Taman Pendidikan Al- Qur’an (TPA), 54 TK, 27 SD, 14 MI, 14 SLTP, 15 MTs, 5 SMU, 10 MA dan 3 Perguruan Tinggi.

Kegiatan-kegiatan Hidayatullah yang keberadaannya sudah cukup diakui oleh masyarakat diantaranya adalah lembaga pendidikan formal, penerbitan, percetakan, koperasi, Baitul Maal Wat Tanwil atau Bank Perkreditan Rakyat Syariah, Retail, Real Estate, Trevel atau Biro Perjalanan, Agrobisnis dan Perhutanan. Bisnis Media Massa Hidayatullah meliputi majalah Suara Hidayatullah dengan oplah 60.000 eksemplar perbulan, Buletin Al- Qalam dan Hidayatullah.com. Saat ini Hidayatullah juga telah memiliki LAZNAS BMH dengan SK Menteri Agama RI No. 538 Tahun 2001. Agrobisnis yang saat ini sedang dikembangkan adalah perkebunan kelapa sawit dan perkebunan jati emas. Selain itu, Hidayatullah telah memiliki jaringan Induk Koperasi Pondok Pesantren Hidayatullah (INKOPHIDA) yang memiliki jaringan Pusat Koperasi Pesantren Hidayatullah dan Koperasi Pesantren Hidayatullah di skala Nasional dan akan terus dikembangkan.

Dari informasi di atas, diperoleh gambaran bahwa betapa besarnya kebutuhan Lebaga Hidayatullah (secara internal) akan tenaga-tenaga terampil dan professional di bidang pengembangan pendidikan, sosial, ekonomi dan dakwah, apalagi bila memperhatikan proyeksi pengembangan Hidayatullah di masa yang akan datang maka kebutuhan tersebut akan lebih besar lagi. Begitu pula betapa besarnya kebutuhan masyarakat (eksternal) akan tenaga terampil dibidang manajemen yang memiliki jiwa kewirausahaan tinggi sehingga mampu menciptakan lapangan kerja di masa krisis multi dimensi Negara ini.

Dengan gambaran Hidayatullah seperti di atas, yang sebenarnya hanya merupakan salah satu dari sekian banyak Ormas yang ada di Indonesia, maka keberadaan institusi-institusi pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional sekaligus mempunyai visi kewirausahaan tinggi adalah mutlak sangat diperlukan.

Berdasarkan pertimbangan kebutuhan yang sangat mendesak akan tersedianyan tenaga kader pembangunan guna mengisi kekurangan tenaga-tenaga terampil dan berpengetahuan (teoritis maupun praktis) yang dirasakan oleh Pemerintah maupun oleh masyarakat maka Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok.

Dengan dilandasi oleh hasrat dan keinginan yang luhur untuk turut berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh Pembukaan UUD 1945 dan semangat perjuangan yang berorientasi pada cita-cita Pembangunan Nasional, maka STIE Hidayatullah Depok dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatulah Depok terus berupaya untuk mewujudkan hasrat dan keinginan yang telah diputuskan melalui rapat anggota.

Karena jiwa dan semangat yang melandasi untuk mewujudkan hasrat dan keinginan tersebut adalah “pengabdian ilmu dan pengembangan keterampilan manusia yang juga merupakan proses pengembangan ilmu dan teknologi untuk diabdikan pada pembangunan bangsa dan negara secara keseluruhan”.

STIE Hidayatullah Depok merupakan bentuk perwujudan hasrat dan keinginan Hidayatullah untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu untuk merealisasikan hasrat dan keinginan tersebut Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok berupaya, baik secara moril maupun material menghadapi berbagai macam tantangan dan rintangan yang selalu menjadi kendala dalam proses pelaksanaannya