“Pendamping Terbaik Iman adalah Ilmu”

“Pendamping Terbaik Iman adalah Ilmu”by stiehidacidon.“Pendamping Terbaik Iman adalah Ilmu”Sebagaimana program yang telah ditetapkan, BEM STIE Hidayatullah Depok kembali menggelar seminar di Bulan Ramadhan. Kali ini, seminar dirangkai dengan kegiatan buka bersama di Masjid Ummul Qurro, Hidayatullah Depok (Selasa, 23/7). Dalam seminar yang bertajuk “Revitalisasi Kemurnian Iman dalam Menggapai Keberkahan Ramadhan” itu menghadirkan Ustaz Suharsono sebagai nara sumber. Ustadz Suharsono yang juga penulis dan […]
Ustadz Suharsono, Pakar Parenting dan Pakar Peradaban

Ustadz Suharsono, Pakar Parenting dan Pakar Peradaban

Sebagaimana program yang telah ditetapkan, BEM STIE Hidayatullah Depok kembali menggelar seminar di Bulan Ramadhan. Kali ini, seminar dirangkai dengan kegiatan buka bersama di Masjid Ummul Qurro, Hidayatullah Depok (Selasa, 23/7).

Dalam seminar yang bertajuk “Revitalisasi Kemurnian Iman dalam Menggapai Keberkahan Ramadhan” itu menghadirkan Ustaz Suharsono sebagai nara sumber.

Ustadz Suharsono yang juga penulis dan pakar peradaban Islam itu mengatakan bahwa, kemurnian iman akan terjaga manakala, ilmu menjadi pendamping setianya.

“Keimanan yang baik adalah jika disanding dengan ilmu. Jika ingin merevitalisasi iman maka hendaklah belajar dan cinta ilmu,” demikian paparnya di hadapan ratusan peserta yang didominasi para santri dan mahasiswa.

Demikian pentingnya ilmu dalam Islam sehingga Allah dalam banyak ayat memerintahkan umat Islam untuk memperbanyak belajar atau berilmu.

“Kita bisa lihat di dalam Al-Qur’an, betapa Allah sering memerintahkan kita agar berpikir, belajar atau menuntut ilmu. Seperti, perintah Iqra’, fa’lam, wa’lamuu, dan lain sebagainya,” paparnya.

Oleh karena itu, puasa akan benar-benar menjadi media pengantar pada ketakwaan, jika umat Islam yang menjalani puasa ini benar-benar rindu kepada Allah dengan mematut diri dengan segenap amalan sholeh yang bisa mengatarkan jiwa raganya pada ketakwaan.

“Pendamping iman itu ilmu, pendamping ilmu adalah akhlak, dan pendamping akhlak adalah ketabahan dan kesabaran. Nah, sudahkah puasa kita mengantar diri kita pada apa yang disampaikan Nabi ini,” pungkasnya dengan nada bertanya seraya mengumbar senyum khasnya.

 

 

Author: 

Related Posts